jam

Senin, 20 Mei 2013

Aku Tahu...


Aq tahu akan berakhir demikian, tapi entah kenapa seolah aq tak hentinya berharap lebih atas kehidupan yang udah q jalanin.... 

Aq tahu sejak awal aq tak ingin bermimpi, jika akhirnya akan berakhir menyakitkan, dan aq tahu persis aq tidak boleh berkhayal lebih tinggi dari yang mungkin mampu bisa q terima, tapi entah kenapa benakku selalu menari2 dengan penuh tanda tanya dan akhirnya aq tahu apa yang terjadi setelah aq bermain dengan pikiranq...yaitu kecewa....Hanya itu yang q tahu dampak dari segala pikiran yang membawaku ke dunia mimpi atau mungkin sedikit berandai-andai...

Aq benci dengan sebuah perumpamaan...
kenapa harus ada mimpi yang akhirnya menjatuhkan hal yang nyata hingga qt jadi tak siap menerima kenyataan dan terlalu sibuk dengan pikiranku sendiri hingga aq lebih berkonsentrasi pada kata "Kenapa" bukan  dengan kata "Bagaimana selanjutnya"...


Saat ini aq merasa hidupq lebih kelam dari yang q bayangkan...padahal yang kurasa saat ini tidak ada seujung kuku dari penderitaan orang yang kurang beruntung daripada aq diluar sana...betapa tidak bersyukurnya aku...kalo aq menganggap semua ini hanyalah sia2...

Berulang kali aq coba menyadarkan hatiku, untuk tetap berpikir Positif dan juga Realistis tapi rasanya perasaanku lelah tuk berperang melawan rasa egoku yang kin berkecamuk dan bersarang dhatiku...

Ya Allah bantu aq tuk mensyukuri semua hal yang ada dan telah q terima dan mengikhlaskan apa pun yang lepas dari tanganku dan telah menjadi takdirq...

Sabtu, 04 Mei 2013

Memory Part 1




Cinta sungguh rumit, juga sulit di mengerti...
 entah itu ada atau hanya seberkas rasa yang q terka atas nama Cinta
Ketika q melamun seorang diri di tengah keberangkatan q untuk bekerja terbesit kisah q awal jumpa dengannya
Terlalu banyak kenangan q bersamanya dari yang manis hingga pahit dan  bahkan nyaris getir...


Saat itu, tepat tanggal 1 Januari saat muda mudi sedang sibuk untuk persiapan merayakan pergantian tahun baru,  kami masih saja sibuk bekerja. Dan memilih untuk tinggal di Mes bersama teman lainnya. Dulu aq masih bekerja disalah satu perusahaan swasta yang bergerak dibidang farmasi. dan kebetulan pada saat itu aq memang masih terikat hubungan dengan seorang laki-laki cuma Long distance tapi sejak pertengahan tahun lalu kami lost contact dan ga pernah terima kabar apa pun tentang nya bahkan keberadaannya sekalipun, hingga aq mulai terbiasa dan aq anggap itu sdh berakhir meski tidak ada perpisahan diantara kami atau sekedar kata putus. Aq sudah mulai melupakan sosok yang q sebut sebagai pacar itu dan mengabaikannya begitu saja...Mungkin karena aq belum sepenuhnya menyerahkan hatiku untuknya atau mungkin dia belum bisa menyembuhkan luka hatiku sebelumnya. Jadi aq tidak terlalu terpuruk saat Ia pergi tanpa pesan. dan aq baik- baik saja sampai saat itu...Kebetulan ada beberapa temen juga yang shift siang dan pulang ke Mes kami. untunglah jadi ga terlalu menyedihkan jika qt bersama teman meski tanpa seorang kekasih. kami naik ke atas loteng tempat kami biasa bercerita dikala sedih apalagi saat itu perayaan pergantian tahun yang sudah barang tentu banyak kembang api dan semacam petasan yang menghiasi langit. setidaknya itu bisa menjadi udara segara dikala sepinya hati kami kala itu. mengingat yang lain sudah pasti pergi ke monas untuk melihat secara langsung.

Dan dsitulah aq pertama kali bertemu dengannya secara kebetulan.
*to be continue