Cinta sungguh rumit,
juga sulit di mengerti...
entah itu ada atau hanya
seberkas rasa yang q terka atas nama Cinta
Ketika q melamun seorang
diri di tengah keberangkatan q untuk bekerja terbesit kisah q awal jumpa
dengannya
Terlalu banyak kenangan
q bersamanya dari yang manis hingga pahit dan bahkan nyaris getir...
Saat itu, tepat tanggal
1 Januari saat muda mudi sedang sibuk untuk persiapan merayakan pergantian
tahun baru, kami masih saja sibuk bekerja. Dan memilih untuk tinggal di
Mes bersama teman lainnya. Dulu aq masih bekerja disalah satu perusahaan swasta
yang bergerak dibidang farmasi. dan kebetulan pada saat itu aq memang masih
terikat hubungan dengan seorang laki-laki cuma Long distance tapi sejak
pertengahan tahun lalu kami lost contact dan ga pernah terima kabar apa pun
tentang nya bahkan keberadaannya sekalipun, hingga aq mulai terbiasa dan aq
anggap itu sdh berakhir meski tidak ada perpisahan diantara kami atau sekedar
kata putus. Aq sudah mulai melupakan sosok yang q sebut sebagai pacar itu dan
mengabaikannya begitu saja...Mungkin karena aq belum sepenuhnya menyerahkan
hatiku untuknya atau mungkin dia belum bisa menyembuhkan luka hatiku
sebelumnya. Jadi aq tidak terlalu terpuruk saat Ia pergi tanpa pesan. dan aq
baik- baik saja sampai saat itu...Kebetulan ada beberapa temen juga yang shift
siang dan pulang ke Mes kami. untunglah jadi ga terlalu menyedihkan jika qt
bersama teman meski tanpa seorang kekasih. kami naik ke atas loteng tempat kami
biasa bercerita dikala sedih apalagi saat itu perayaan pergantian tahun yang
sudah barang tentu banyak kembang api dan semacam petasan yang menghiasi
langit. setidaknya itu bisa menjadi udara segara dikala sepinya hati kami kala
itu. mengingat yang lain sudah pasti pergi ke monas untuk melihat secara
langsung.
Dan dsitulah aq pertama
kali bertemu dengannya secara kebetulan.
*to be continue
Tidak ada komentar:
Posting Komentar